Mengenal Jenis, Fungsi, dan Perbedaan Harga Timbangan

By | Mei 30, 2020


Timbangan tentu saja bukanlah peralatan yang asing bagi banyak orang. Tapi tahukah Anda kalau ada beberapa jenis timbangan yang dibedakan berdasarkan fungsi dan manfaatnya. Berikut ini adalah beberapa jenis, fungsi, dan juga harga timbangan yang bisa Anda ketahui :

1. Timbangan Injak

Timbangan injak adalah jenis timbangan yang paling umum dimiliki oleh banyak orang. Bahkan tak jarang yang memiliki timbangan jenis ini di rumahnya. Selain itu, jenis timbangan injak biasanya mudah ditemukan di Rumah Sakit, Puskesmas, UKS, dan berbagai tempat umum lainnya.


Sesuai dengan namanya, timbangan ini digunakan dengan cara diinjak. Dengan kata lain, timbangan ini berfungsi untuk mengukur berat badan seseorang. Timbangan jenis ini juga umum disebut sebagai timbangan badan atau body scale.


Saat seseorang menginjak timbangan, maka timbangan akan mulai menghitung berat badan orang tersebut secara otomatis. Beberapa orang ada yang ingin tahu apakah jenis timbangan ini bisa digunakan untuk mengukur berat lain selain berat badan manusia. Misalnya seperti berat barang atau benda – benda lainnya.


Pada prinsipnya, timbangan ini memang bisa digunakan untuk menimbang barang atau benda. Akan tetapi, karena fungsi utamanya adalah untuk menimbang berat badan manusia, maka hasil yang didapatkan saat menimbang barang tentu saja tidak akan akurat. Karena itu, akan lebih baik jika Anda menggunakan timbangan lain yang khusus untuk mengukur berat barang.


Saat ini, ada berbagai jenis timbangan injak yang bisa Anda temukan di pasaran. Yang paling umum adalah timbangan injak manual atau mekanik. Salah satu alasannya adalah karena harga timbangan injak manual cenderung lebih murah. Biasanya masih berada di bawah kisaran harga Rp 100 ribu.


Selain timbangan mekanik atau manual, ada juga timbangan injak yang sudah menggunakan teknologi digital. Timbangan semacam ini biasanya dapat memberikan hasil perhitungan hingga satu angka di belakang koma. Namun tentu saja harganya cenderung lebih mahal dibandingkan harga

2. Timbangan Gantung

Jenis timbangan lainnya adalah timbangan gantung. Sesuai dengan namanya, timbangan ini digunakan dengan caa digantung. Pastikan tempat untuk menggantung timbangan memiliki kekuatan yang bagus sehingga bisa menahan beban benda atau berat badan yang ditimbang.


Penggunaan timbangan gantung biasanya digunakan untuk mengukur benda – benda yang relative berat. Selain itu, timbangan gantung juga bisa digunakan untuk mengukur berat badan bayi. Anda bisa menemukan jenis timbangan seperti ini di Puskesmas.


Ada dua jenis timbangan digital yang umum ditemukan. Yaitu timbangan dari bahan kuningan dan timbangan gantung jarum. Timbangan dari bahan kuningan biasanya digunakan untuk mengukur padi, beras, atau kebutuhan pokok lainnya. Sedangkan timbangan gantung jarum biasa digunakan untuk mengukur ayam yang akan dijual. Kadang kala, timbangan jarum juga digunakan untuk mengukur berat badan bayi di Puskesmas.


Saat ini, variasi timbangan gantung sudah semakin banyak. Beberapa di antaranya juga dibuat dengan teknologi digital yang perhitungannya lebih teliti. Timbangan gantung digital biasanya digunakan untuk mengukur berat koper dan barang lainnya.


Akan tetapi, salah satu hal yang merepotkan dari model timbangan gantung ini adalah Anda perlu mengangkat barang yang akan Anda timbang kemudian menggantungnya terlebih dahulu. Kemudian, seimbangkan beban hingga bagian kanan dan kiri menjadi imbang. Selanjutnya Anda tinggal melihat hasil timbangan yang terbaca.


Harga timbangan gantung cukup variatif. Yaitu mulai dari Rp 50 ribu hingga Rp 750 ribu. Tergantung kualitas dan juga model timbangan gantung yang Anda pilih.

3. Timbangan Meja

Sesuai dengan namanya, timbangan meja digunakan dengan meletakkannya di atas meja, lantai, atau permukaan datar lainnya. Biasanya, timbangan meja digunakan untuk mengukur bahan pokok makanan seperti beras, telur, gula, dan lain sebagainya. Tidak heran jika Anda bisa dengan mudah menemukan timbangan jenis ini di pasar – pasar tradisional.


Timbangan meja juga memiliki model yang sangat sederhana dengan dua lengan beban. Lengan pertama digunakan untuk meletakkan barang yang akan ditimbang, dan lengan lainnya digunakan untuk meletakkan batu beban. Anda bisa tahu berat barang jika kedua lengan sudah seimbang.


Saat ini, model timbangan meja sudah tidak terlalu sering digunakan lagi. Sebagai gantinya, timbangan digital yang lebih modern lebih sering dipakai. Salah satu alasannya karena timbangan digital dapat memberikan hasil timbangan yang lebih akurat dibandingkan timbangan meja klasik.


Satu set timbang meja biasanya dijual dengan rentang harga Rp 40 ribu hingga Rp 100 ribu. Harganya yang murah membuat timbangan ini masih sering digunakan di pasar tradisional.

4 .Timbangan Duduk

Kalau disebut timbangan duduk, mungkin belum banyak orang yang langsung paham apa itu timbangan duduk. Padahal, timbangan duduk termasuk timbangan yang sudah sering dan banyak digunakan. Nama timbangan duduk sendiri bukan diambil dari cara penggunaannya, akan tetapi dari bentuknya yang mirip kursi.

Saat digunakan untuk menimbang, barang yang akan ditimbang biasanya akan ditaruh di bagian atas seperti didudukkan. Anda bisa dengan mudah menemukan timbangan semacam ini di toko roti, toko makanan, atau di laundry. Beberapa toko buah juga menggunakan timbangan model ini.


Namun, perlu diketahui kalau pada dasarnya timbangan duduk didesain untuk mengukur benda – benda seperti tepung, gula, dan lain sebagainya. Sehingga, jika digunakan untuk mengukur benda lain bisa jadi hasilnya tidak terlalu akurat.


Harga timbangan duduk bisa dibilang relative mahal jika dibandingkan dengan timbangan lainnya. Satu timbangan duduk dijual dalam kisaran harga Rp 400 ribu hingga Rp 800 ribu.

5. Timbangan Datar

Jenis timbangan yang terakhir adalah timbangan datar. Timbangan ini memiliki bentuk yang datar dan biasa digunakan untuk berbagai kebutuhan. Dari mulai mengukur benda – benda dengan bobot yang besar, paket dengan volume besar, atau bahkan hewan.


Timbangan datar digunakan dengan cara diletakkan di atas lantai atau bidang datar. Selanjutnya, barang atau hewan yang mau ditimbang diletakkan di bagian atas timbangan. Kemudian timbangan akan menunjukkan beban dari benda atau hewan yang ditimbang tersebut.


Anda bisa menemukan jenis timbangan ini di kurir paket, kebun binatang, dan juga tempat penjual hewan. Selain bisa untuk mengukur berat barang dan bobot hewan, timbangan datar juga bisa dimanfaatkan untuk memeriksa kondisi kesehatan hewan.


Ada dua tipe timbangan datar yang bisa Anda gunakan sesuai kebutuhan. Yaitu timbangan manual dan digital. Selain itu, ada juga timbangan datar hybrid, yang menggunakan system mekanik atau manual untuk mengukur beban, kemudian ditampilkan dalam bentuk digital melalui display.


Timbangan datar biasanya dijual dalam rentang harga Rp 50 ribu hingga Rp 350 ribu. Tergantung model dan juga kualitas dari timbangan datar yang Anda pilih.


Itulah beberapa timbangan yang umum digunakan untuk berbagai kebutuhan. Setiap timbangan memiliki kegunaan dan fungsinya masing – masing. Beberapa timbangan juga cukup umum dimiliki di rumah.

Khususnya jika Anda memiliki pekerjaan yang membutuhkan keberadaan timbangan.


Di antara jenis – jenis timbangan tersebut, manakah yang Anda miliki?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *