7 Hal yang Menjadi pembeda Antara Generasi Prosesor Intel

By | November 26, 2019

Daripada dengar kata Skylake atau Haswell, mungkin Anda lebih sering mendengar kata core i3, core i7 dan lainnya. Sebenarnya, semua adalah generasi prosesor Intel meski dari sudut yang beda. Skylake dan kawannya adalah generasi berdasarkan tahun keluaram. Sedangkan core i3 dan lainnya berdasarkan spesifikasi. Lalu, apa pembeda antar generasi prosesor itu?

  1. Performa

Hal pertama yang membedakan antar generasi prosesor merek Intel ini adalah performanya. Setiap adanya peningkatan generasi prosesor, maka ia akan memiliki performa yang lebih baik ketimbang pendahulunya. Walaupun, bila diteliti sebenarnya seringkali peningkatan performa yang dilakukan tidak jauh berbeda dengan generasi yang ada sebelumnya.

  1. Efisiensi

Selain masalah performa, hal lain yang membedakan antar generasi prosesor merek Intel ini adalah efisiensi. Bagi Anda pengguna laptop, pasti menginginkan laptop tersebut tahan lama dan awet, kan? Jika Anda membeli laptop dengan prosesor generasi terbaru, besar kemungkinan Anda akan mendapatkan laptop dengan daya tahan yang lebih andal.

Selain itu, daya tahan baterai untuk laptop generasi terbaru juga lebih lama dari generasi sebelumnya karena ada efisiensi penggunaan daya. Namun, tentu saja, hal ini masih tergantung dengan penggunaan Anda dan kapasitas baterai yang terdapat pada laptop tersebut. Tak hanya pada laptop saja, pada komputer, ini pun berlaku. Tapi lebih ke listrik.

  1. Fitur yang Didukung

Perbedaan lain antar generasi prosesor Intel ini adalah fitur yang didukungnya. Generasi terbaru selalu mendukung fitur yang tidak ada pada generasi sebelumnya. Sebagai contoh, fitur Intel Optane hanya dapat digunakan pada prosesor Intel Kabylake yang dalam hal ini adalah generasi ke tujuh dan keatasnya.

Selain itu, bila Anda ingin menonton Netflix 4k pada PC, Anda tak bisa menggunakannya pada generasi lama. Paling tidak, laptop Anda harus menggunakan prosesor Intel generasi ke tujuh atau Kabylake ke atas. Sebab, prosesor ini sudah mendukung fitur 10 bit HEVC Encoding yang belum ada pada generasi sebelumnya.

  1. Arsitektur

Hal lain yang jadi pembeda antar generasi prosesor ini adalah arsitekturnya. Memang, tidak semua generasi membawa perubahan arsitektur baru. Namun, akan ada penambahan yang lebih baik dari seri sebelumnya.

  1. Harga

Tentu saja, harga. Ini bukan lagi rahasia. Harga untuk setiap generasi prosesor biasanya berbeda. Prosesor terbaru biasanya dibanderol dengan harga lebih mahal meski perbedaannya tidak terlalu signifikan. Meski begitu, itu sesuai dengan teknologi yang ada di dalamnya dan kenyamanan yang didapat ketika memakainya.

  1. Socket

Perbedaan selanjutnya terletak pada socket setiap prosesor tersebut. Meski tidak semua perubahan generasi ada perubahan pada socket, namun biasanya setiap 2 hingga 3 generasi akan ada socket baru yang berguna untuk mendukung kebutuhan Anda dalam komputasi. Jika Anda membelinya, ada baiknya Anda mengecek socket motherboard masing-masing dulu.

  1. Chipset

Terakhir adalah chipset. Setiap generasi memiliki chipset yang berbeda walau mungkin dapat digunakan satu sama lain. Meski kadang bisa digunakan antar generasi, namun fitur yang ada pada generasi atas tetap tak bisa digunakan pada generasi prosesor lama.

Nah, itulah yang jadi pembeda antar generasi prosesor Intel yang harus Anda tahu. Bila Anda mencari prosesor untuk upgrade komputer atau laptop Anda, pastikan Anda mengecek generasinya lebih dulu. Lebih baik beli yang generasi baru daripada yang lama karena itu bisa mempermudah segala urusan komputasi Anda dan juga mendukung lebih banyak fitur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *