Kenal Lebih Jauh Perihal Ekoseksualitas, Sebuah Iman Berafiliasi Seks Dengan Alam

By | Oktober 9, 2019

Nama Ekoseksualitas mungkin masih aneh ditelinga, namun hal ini sudah menjalar dan menjadi bab keyakinan beberapa orang. Secara sederhana ekoseksual mengacu kepada keyakinan orang-orang yang memanjakan diri bekerjasama seksual dan non-seksual dengan alam.

Uniknya lagi nih bung, para pelaku ekoseksual melihat bumi tengah menghadapi segala macam ancaman yang bisa menghancurkan sumber daya alam. Oleh alasannya itu mereka ingin melaksanakan kekerabatan seksual dengan bumi sebagai bentuk peremajaan.

Yap, para ekoseksual juga menawarkan kekerabatan insan dan bumi dengan cara yang berbeda. Mereka ngin menunjukkan kepada kita semua jika memandang bumi jangan sebagai ibu, tapi sebagai kekasih. Dilansir dari Hindustan Times, Komunitas Ekoseksual yang berada di Melbourne, Austrlia menjelaskan perihal beberapa hal yang perlu bung ketahui perihal ekoseksual.

Menggoda Nakal Tanaman Sampai Memeluk Pohon Adalah Bentuk Perilaku Ekoseksual

Nama Ekoseksualitas mungkin masih aneh ditelinga Kenal Lebih Jauh Tentang Ekoseksualitas, Sebuah Keyakinan Berhubungan Seks dengan Alam

Mewujudkan rasa cinta kepada seseorang niscaya dengan ungkapan salah satunya. Tapi jika dengan bumi? bagi pelaku ekoseksual untuk menawarkan cinta kepada bumi harus ditunjukan tanpa rasa malu. Mereka tak malu untuk memeluk pohon, memijat tanah dengan kaki hingga berbicara bandel kepada tanaman. Hal itu mereka lakukan sebagai bentuk cintanya kepada bumi.

“Kami membelai bebatuan dan menyentuh riam dengan bahagia. Kami bercinta dengan Bumi melalui indera kami,” berdasarkan keyakinan pelaku ekoseksual.

Lalu Memandang Bumi Sebagai Kekasih

Nama Ekoseksualitas mungkin masih aneh ditelinga Kenal Lebih Jauh Tentang Ekoseksualitas, Sebuah Keyakinan Berhubungan Seks dengan Alam

Kalau bung memandang planet atau bumi ini masih sebagai ibu, bukan kekasih. Masa itu sama saja menyiksa bumi berdasarkan para pelaku ekoseksual. Alasannya pun cukup nyentrik dan beragam, yakni jika bung mengibaratkan bumi sebagai ibu itu sungguh tega.

Ibu selalu berada dalam waktu yang sulit dan beliau belum tentu tahan akan hal itu. Apabila bumi dibaratkan sebagai seseorang kekasih itu persoalan memberi atau mendapatkan niscaya jauh lebih iklhas untuk ke kekasih. Bagi Annie Sprimkle sang pionir gerakan ekoseksual ini hal yang diperlukan bumi sekarang.

Berlaku Ekoseksual Sama Saja Memerangi Perubahan Iklim

Nama Ekoseksualitas mungkin masih aneh ditelinga Kenal Lebih Jauh Tentang Ekoseksualitas, Sebuah Keyakinan Berhubungan Seks dengan Alam

Perubahan iklim yang dirasakan oleh bumi, ialah suatu bentuk kecelakaan yang sering dilakukan insan secara berulang-ulang. Efek global warming yang didapat bumi, tidak sanggup lagi kembali mirip semuala. Seperti halnya luka, yang mana meninggalkan bekas.

Nah, jika bung memandang bumi sebagai seorang kekasih itu sama saja bung dengan memerangi perbuahan iklim. Hal ini pun bertjuan untuk melindungi dan melestarikan lingkungan. Tindakan macam memeluk pohon diyakini sanggup memerangi teknanan akhir industrialisasi.

Jari-jari Mereka Terbungkus Agar Proses Seksual Semakin Halus

Nama Ekoseksualitas mungkin masih aneh ditelinga Kenal Lebih Jauh Tentang Ekoseksualitas, Sebuah Keyakinan Berhubungan Seks dengan Alam

Jari-jari mereka dibungkus dengan memakai kondom kecil yang berada di jari. Karena bagi para pelaku ekoseksual kontrasepsi merupakan hal penting yang mana harus dibalutkan sebelum bercumbu dengan bumi. Dan ini menjadi bab utama kontrasepsi dari ekoseksualitas.

Karena Ekoseksual Adalah Identitas

Nama Ekoseksualitas mungkin masih aneh ditelinga Kenal Lebih Jauh Tentang Ekoseksualitas, Sebuah Keyakinan Berhubungan Seks dengan Alam

“Bagi sebagian dari kami yang menjadi ekoseksual, itu ialah identitas utama (seksual), sedangkan bagi yang lain ya tidak,” kata Annie.

Ekoseksual ialah sebuah identitas yang bagi para pelakunya, ekoseksual bukan gerakan melainkan sesuatu hal yang sanggup menciptakan mereka menghargai alam semesta. Bagi mereka tidak ada salah dengan hasrat untuk bercumbu dengan bumi, alasannya ekoseksual merupakan bentuk cinta dari setiap pelakunya.

Menurut bung bagaimana?