Bpkb Bakal Hangus Apabila Stnk Yang Mati Tidak Diperpanjang Selama Dua Tahun!

By | Juli 1, 2019

Dari kini bung harus rajin mengamati STNK apakah sudah mati atau belum? alasannya jikalau STNK sudah mati dan tidak diperpanjang dua tahun maka kendaraan baik motor atau kendaraan beroda empat akan dihapus dari daftar pendaftaran dan identifikasi kendaraan bermotor.

Dengan begitu, kendaraan yang bung miliki bakal berstatus bodong dan tidak sanggup dioperasikan. Kompol Bayu Pratama Bubunagi, Kasi STNK Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya menjelaskan jikalau peraturan ini tertuang dalam Undang-Undang (UU) Nomor 22 tahun 2009.

Tentu apes apabila bung terkena peraturan ini, alasannya kendaraan bermotor yang dihapus dari pendaftaran dan identifikasi kendaraan bermotor tidak sanggup diurus bagaimanapun caranya. Hal ini sudah sesuai dengan ketentuan peraturan  Kapolri Nomor 5 Tahun 2012. Akibatnya kendaraan bermotor tidak sanggup dioperasionalkan.

“Di aturannya ditulis tidak sanggup diregistrasi (ulang). Tapi, butuh sosialisasi dahulu nanti masyarakat kaget kendaraannya dihapus. Maka dari itu, di masa sekarang, kita push terus warta ke masyarakat.” ungkapnya dilansir dari Liputan 6. 

Hal ini perlu disosialisasikan secara gencar karena peraturan ini bahwasanya telah berlaku semenjak 2009. Tetapi hukum ini belum sanggup dioptimalkan untuk sanggup dilaksanakan sedang dilakukan pertinjauan biar peraturan ini sanggup berlancar dengan baik.

Dihapusnya kendaraan dari daftar regident kendaraan bermotor maka tidak sanggup dilakukan pendaftaraan atau pendaftaran kembali bagaiaman pun caranya. Kendaraan pun tidak sanggup beroperasi di jalan raya.

Dari 2009 aturannya sudah ada, cuma ketika ini sedang diintensifkan dan dioptimalkan untuk sanggup dilaksanakan. Sejak peraturan diberlakukan 2009, hukum ini belum dilaksanakan, dan ini bukan barang baru,” terang Kompol Bayu.

Setelah dihapuskan tidak sanggup diregistrasi kembali,” tegas Kompol Bayu.